DPP Tunjuk Prof Rokhmin Dahuri Sebagai Plt

DPC PDIP Bengkalis terima SK pencopotan Kordias dari DPP, Hasto: Besok dirilis..

Penulis : admin | Jumat, 13 April 2018 - 00:21 WIB

Sekretaris Jenderal DPP Partai PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto | Ist

Beritariau.com, Pekanbaru - Gonjang-ganjing 'goyang'nya Kordias Pasaribu dari jabatan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Provinsi Riau dalam beberapa pekan terakhir, terjawab sudah. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan secara resmi membebastugaskan alias mencopot Kordias Pasaribu dari jabatan Ketua.

DPP menunjuk Ketua DPP PDIP Bidang Kemaritiman Rokhmin Dahuri sebagai Pelaksana Tugas (Plt) serta menunjuk Hotman Manurung dan Ian Siagian sebagai Pelaksana Harian (Plh) Ketua DPD Provinsi Riau.

"Besok (Jumat, 13/04/18), hal itu (pencopotan Kordias, red) akan disampaikan oleh Pak Rokhmin langsung. Besok, akan kita rilis," ungkap Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto kepada Beritariau, Kamis (12/04/18) malam melalui sambungan telepon.

Informasi yang diperoleh Beritariau, ‎Surat Keputusan (SK) Pembebasan Tugas Kordias dan Penunjukan Rokhmin Dahuri selaku Plt ini sudah diteken sejak 9 April 2018 kemarin.

Bahkan, DPP juga menugaskan 2 (dua) orang Pelaksana Harian (Plh) yakni Politisi Senior Hotman Manurung dan Ian Siagian, untuk mendampingi Rokhmin menjalankan perintah tertulis partai besutan Megawati Soekarno Putri itu.

Penunjukan ini, secara resmi dituangkan melalui Surat Tugas tertanggal 11 April 2018, Rabu kemarin.

Surat itu menugaskan kedua Politisi Senior Partai Banteng itu ditunjuk untuk melaksanakan konsolidasi organisasi Partai, pasca dibebastugaskannya Kordias dari jabatan Ketua DPD PDIP Riau.

SK ‎itu, ternyata sudah dikirimkan ke seluruh DPC-DPC se Riau.

"Surat itu sudah masuk. DPP membebastugaskan pak Kordias Pasaribu dari Ketua DPD dan menunjuk Prof Rokhmin Dahuri sebagai Pelaksana," ujar Kaderismanto kepada Beritariau, saat dikonfirmasi.

Saat ditanya kapan surat itu dikeluarkan DPP Partai, Ia menyatakan bahwa tanggal keluarnya surat itu tercantum pada 9 April 2018 kemarin. Namun, Ia mengaku baru menerima surat itu hari ini, Kamis.

"Kalau emailnya masuk hari ini. Kalau tanggalnya, tanggal 9 April. Biasanya, sudah dikirim ke semua itu. Ya, kalau berdasarkan surat itu, secara organisasi, pak Prof Rokhmin dan pak Hotman sudah bisa memimpin rapat," ujarnya.

Ditanya soal alasan pencopotan Kordias, Kader mengaku lebih etis jika DPP Partai yang menjawab.

Berbeda dengan Kaderismanto, Sekretaris DPD PDIP Riau Syarifudin Poti belum merespon konfirmasi apakah benar surat itu telah diterima oleh Kantor Sekretariat DPD PDIP Riau.

Terpisah dihubungi, Hotman Manurung membenarkan dirinya ditunjuk oleh DPP PDIP sebagai Plh bersama Ian Siagian. Dalam waktu dekat, Ia mengaku akan segera melaksanakan langkah-langkah konsolidasi internal, sesuai perintah dari DPP.

"Ya, saya dan Pak Ian ditunjuk selaku Plh. Sebagai Kader, Insya Allah, saya tunduk dan akan segera melaksanakan perintah partai," kata Hotman.

Sebelumnya, kepada sejumlah media, Kordias telah membantah adanya kabar pencopotan dirinya dari jabatan Ketua DPD PDIP Riau.

"Belum tahu saya kabar itu. Isu ini selalu beredar. Kita ini organisasi besar, ada mekanisme dan prosedur yang harus dilalui untuk sebuah proses kesana. Jadi saya pastikan ini hanya isu, dan itu tidak benar," ungkap Kordias seperti dilansir Cakaplah.com pekan lalu.‎ [red]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :