Longsor Riau-Sumbar Diduga Akibat Maraknya Penambangan Batu

Penulis : user | Kamis, 19 April 2018 - 13:50 WIB

Upaya Pembersihan Material Longsor perbatasan Riau-Sumbar

Beritariau.com, Pekanbaru - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kampar menyatakan bahwa longsor berupa material batu yang terjadi di jalan lintas Riau-Sumatera Barat diduga akibat aktivitas penambangan hingga menyebabkan kerusakan.  

 
Kepala Pusat Pengendalian Operasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kampar, Adi Chandra di Pekanbaru, Kamis (19/4/2018)  menjelaskan penambangan batu yang dilakukan pada tebing-tebing yang curam membuat tebing menjadi berlobang-lobang dan rawan erosi.

     
Dampaknya, ketika hujan lebat tebing-tebing berbatuan dengan tinggi belasan meter itu terjadi erosi dan setiap saat dapat menyebabkan longsor. 

     
"Itu dugaan kami. Karena kami melihat banya tangga-tangga (di sekitar tebing)," ujarnya. 

     
Hal senada disampaikan seorang warga Kampar, Sahrul yang mengatakan bahwa aktivitas penambangan tersebut marak dilakukan. 


Kondisi tersebut sangat membahayakan pengendara seperti dirinya yang kerap bolak-balik Riau-Sumatera Barat untuk keperluan dagang. 

     
"Jelas hal ini sangat mengkhawatirkan jika penambangan tidak segera dihentikan," ujarnya. 

     
Jalan lintas Provinsi Riau-Sumatera Barat yang berlokasi di Desa Merangin, Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar, Riau  lumpuh akibat sebagian besar badan jalan tertutup material longsor. 

     
Bencana longsor  di Kilometer 77/78 atau sekitar dua kilometer sebelum menuju Rantai Berangin, Sumatera Barat tersebut terjadi pada Kamis dinihari tadi sekitar pukul 05.00 WIB. Longsor terjadi saat hujan dengan intensitas tinggi melanda kawasan tersebut. 

     
Hingga siang hari ini, upaya pembersihan dengan menggunakan alat berat masih terus dilakukan dan kondisi lalu lintas berangsur normal. Meski begitu Polisi juga menyiapkan jalur alternatif untuk mengurai penumpukan kendaraan. 

     
Polisi menyiapkan dua jalur alternatif guna mengurai kendaraan yang menumpuk di sekitar lokasi longsor. Jalur alternatif disiapkan dari arah Sumatera Barat menuju Riau via Simpang Pulau Gadang, Kecamatan XIII Koto Kampar menuju Simpang Pulau Gadang Desa Silam Kecamatan Kuok. 

     
Kemudian, yang dari arah Pekanbaru menuju Sumatera Barat dialihkan melalui Desa Simpang Pulau Gandang Kecamatan Kuok menuju Simpang Pulau Gadang Kecamatan XIII Koto Kampar. [don]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :