Barang Tanpa Cukai Asal Batam

TNI-Polri di Riau amankan ribuan botol miras, rokok & oli ilegal

Penulis : admin | Kamis, 19 April 2018 - 14:23 WIB

Tim Gabungan TNI-Polri di Pelalawan Saat Ekspose Pengungkapan Barang Ilegal asal Batam yang dibawa oleh 3 Truk | Istimewa

Beritariau.com, Pelalawan - Tim gabungan TNI dan Polri, Selasa (17/4/2018), berhasil menggagalkan peredaran ribuan botol minuman keras (Miras), rokok, dan oli kendaraan tanpa cukai asal Kota Batam, Kepulauan Riau ke wilayah Riau‎.

"Diamankan di Jalan Lintas Bono, Teluk Keladi  Kecamatan Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan," ungkap Direktur Polisi Perairan (Polair) Polda Riau, Kombes Pol Hery Wiyanto, Kamis (19/04/18).

Barang-barang diduga ilegal itu diamankan ‎dari 3 unit truk colt diesel.‎ Yakni, Truk Colt Diesel dengan Nomor Polisi (Nopol) BA 9993 CW yang dikemudikan RBP (24). Truk Nopol BA 8750 MU dikemudikan RP (19) dan Truk Nopol BM 8399 TU dikemudikan Ja (25). 

Pengungkapan ini, lanjut Hery, berkat sinergitas antara Ditpolair Polda Riau dan TNI dari Kodim 0313 /KPR‎ serta dibantu oleh Polres Pelalawan.

Pen‎gungkapan ini, jelasnya, berawal dari infomasi masyarakat pada Senin (16/04/18) sore pukul 17.00 wib yang melaporkan adanya pengiriman barang-barang illegal dari Batam yang akan masuk di wilayah perairan Teluk Keladi Kecamatan Teluk Meranti, Pelalawan.


Informasi itu langsung ditanggapi Subdit Gakkum Polair Polda Riau dan Unit Intelijen Kodim 0313 KPR. Tim Gabungan pun berkoordinasi dan melakukan penyelidikan.

Akhirnya, sekitar pukul 04.30 wib, tim berhasil mengamankan tiga truk yang diduga mengangkut barang hasil penyeludupan tersebut di Jalan Lintas Bono, Teluk Meranti.

"Saat digeledah ternyata ada barang-barang tanpa dilengkapi dokumen resmi dan saat ini diamankan di Mapolres Pelalawan. Penanganannya di Polres Pelalawan itu," ucap mantan Kabid Humas Polda Bali ini. [red]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :