Densus 88 AT Amankan Seorang Terduga Teroris di Rokan Hilir

Penulis : user | Sabtu, 19 Mei 2018 - 16:28 WIB

Proses penangkapan terduga teroris di Pulau Rupat, Bengkalis, Jumat (18/5/2018)

Beritariau.com, Pekanbaru - Detasemen Khusus Anti Teror 88 menangkap seorang terduga teroris berinisial HS alias Abu Yusuf di Kecamatan Pujud, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau. 

     
Kepala Polres Rokan Hilir, AKBP Sigit Adiwuryanto kepada wartawan di Pekanbaru, Sabtu mengatakan bahwa penangkapan tersebut dilakukan di rumah terduga Dusun V Bangun Jaya, Kepenghuluan Sungai Tapah, Kecamatan Pujud. 

     
"Iya benar, satu terduga teroris inisial HS diamankan Densus 88," kata Sigit.

     
Dia menjelaskan operasi penggeledahan dan penangkapan itu dilakukan oleh Densus 88 Anti Teror dengan koordinasi bersama jajaran Polres Rokan Hilir. Sementara proses penyelidikan dilakukan oleh Densus 88 AT.

    
"Kita hanya membantu proses penangkapan, penyelidikan dilakukan Densus 88. Tim masih berada di lapangan dan melakukan pengembangan," ujar Sigit.

     
Densus 88 Anti Teror sebelumnya melakukan penangkapan sejumlah terduga teroris di beberapa tempat di Provinsi Riau pasca upaya serangan terorisme di Mapolda Riau, medio pekan ini. 

     
Sebelumnya sebanyak delapan terduga teroris diamankan di sejumlah titik di Kota Dumai. 

     
Delapan terduga teroris yang kini masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Dumai masing-masing berinisial HAR, NI, AS, SW, HD, YEP, DS dan SY alias IJ. 

     
Sebagian besar dari para terduga teroris yang diamankan tersebut masih memiliki hubungan darah dengan empat tersangka teroris yang tewas saat penyerangan ke Mapolda Riau. Masing-masing mereka adalah Mursalim alias Pak Ngah (48), Adi Sufiyan (23), Suwardi (28) dan Pogang (24). 

     
Sehari berselang, seorang terduga teroris lainnya turut diamankan di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis. [don] 

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :