Dokumen Diduga Arsip Proyek UNRI Beredar

Peracik 4 Bom di UNRI diduga rekanan Rektorat

Penulis : admin | Rabu, 06 Juni 2018 - 23:38 WIB

Dokumen Diduga Proyek Rektorat UNRI yang dikerjakan Terduga Teroris | Istimewa

Beritariau.com, Pekanbaru - Z, alumnus Fakultas Ilmu Sosial Politik (Fisipol) Universitas Riau (UNRI), selaku terduga teroris yang diamankan Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror (AT), Sabtu (02/06/18) pekan lalu, lantaran meracik 4 unit Bom berdaya ledak tinggi, disinyalir sebagai rekanan alias kontraktor di UNRI.

Sebuah dokumen mengejutkan beredar dan diterima Beritariau.com, Rabu (06/06/18) malam, menyebutkan, Z yang disebut Polri merupakan kelompok Jaringan Jamaag Ansharut Daulah (JAD) ini, merupakan direktur dari sebuah perusahaan kontraktor pekerjaan fisik, CV SM.

Dokumen itu, memuat Berita Acara Serah Terima Hasil Pekerjaan dengan nomor 1708.B/UN19/PPK/PNBP-BLU/2017 tertanggal 21 Desember 2017, ditulis bahwa perusahaan milik terduga teroris Z atau CV SM, pernah mendapatkan paket pekerjaan di UNRI pada tahun 2017 lalu.

Paket yang dimaksud, seperti yang tertera dalam dokumen adalah Pekerjaan Pemeliharaan Ruang Wakil Rektor Bidang Akademis Universitas Riau.

Ini berdasarkan Surat Perintah Kerja/Kontak Nomor: 1510.D/UN19/PPK/PNBP-BLU/2017 tertanggal 22 November 2017.

Beredarnya dokumen yang lengkap ditandatangani langsung oleh terduga teroris Z dengan perwakilan pihak Unri, memicu tanda tanya masyarakat.

"Baru tau, ternyata terduga teroris yang ditangkap adalah kontraktor rekanan Unri," ungkap Wawan, seorang penggiat media di Pekanbaru, Rabu malam.

Ia mengaku dan kaget dan tak menyangka semua itu.

"Tak habis pikir, proyek pekerjaan fisik yang dikerjakan sesuai dokumen baru tahun lalu didapatkan. Apakah itu berarti ada  hubungan baik antara Unri dengan yang bersangkutan?," ucap Wawan bertanya-tanya.

Terkait dokumen yang menunjukkan mesranya hubungan Z dengan pihak Rektorat ini, Rektor Universitas Riau Prof Aras Mulyadi belum mau berkomentar.

Guru Besar Fakultas Perikanan UNRI lulusan Prancis ini, mengaku sibuk saat dikonfirmasi Beritariau, terkait kebenaran dokumen ini. [roy]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :