Pasar Terbengkalai Sejak 2012

Harapan Baru Cik Puan Pada Tuan Gubenur Pilihan

Penulis : user | Kamis, 05 Juli 2018 - 17:50 WIB

Kondisi Pasar Cik Puan Pekanbaru, internet.

Beritariau.com, Pekanbaru - Pasar Cik Puan Pekanbaru saat ini berusaha berdiri tegak, ditengah seluruh keterbatasannya. Pasar yang seharusnya megah nan memukau dan berdiri elok ditengah kota, hingga kini masih terbengkalai.


Gedung pasar setinggi dua lantai yang seharusnya bisa menyelesaikan semrawut nya dagangan yang ada sekarang seolah terlupakan.


Lantas harapan baru muncul kepada gubernur pilihan. Salah satu yang menaruh harapan jelas pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, yang hingga kini belum bisa mengurai benang kusut serampangan.


Pembangunan pasar Cik Puan yang berada di Jalan Tuanku Tambusai terhenti sejak tahun 2012. 


Bangunan pasar ini pun akhirnya mangkrak dan dibiarkan terbengkalai hingga saat ini. Persoalan status kepemilikan lahan yang tercatat di Pemko Pekanbaru dan Pemprov Riau menjadi biang penyebab pasar ini tidak bisa dilanjutkan pembangunannya.


"Iya, mudah-mudahan ada titik terang dan bisa segera dituntaskan," kata Asisten II Bidang Pembangunan Setdako Pekanbaru, El Syabrina, medio pekan ini.


Pemko Pekanbaru bersikukuh akan tetap menyerahkan Pasar Cik Puan ke pihak ketiga. Keterbatan anggaran yang dimiliki oleh Pemko Pekanbaru disebut-sebut menjadi salah satu alasan kenapa pasar Cik Puan harus diserahkan pembangunannya ke pihak ketiga.


"Kalau dibangun dengan dana APBD, nanti lama prosesnya, bisa bertahun-tahun untuk penganggarannya," katanya.


Akibat keterbatasan anggaran tersebut skema Build, Operate dan Transfer atau BOT menjadi  solusinya. Yakni dengan menyerahkan pembangunannya ke pihak swasta, kemudian mereka yang mengelola sampai waktu yang ditentukan.


"Setelah dikelola pihak swasta selama beberapa tahun, kalau sudah habis kerjasamanya baru nanti diserahkan ke pemerintah dan secara resmi menjadi aset pemerintah," ujarnya.  


Sistem pengelolaan pasar dengan cara BOT dinyakini menjadi solusi atas persoalan ini. Bahkan Pemko mengklaim skema ini sudak sukses diterapkan dibeberapa pasar di Pekanbaru. 


Sementara itu, langkah konkrit gubernur pilihan Syamsuar dan Edy Natar Nasution nyata nyata ditunggu rakyat. Pasar yang berdiri hanya beberapa jengkal dari kantor Gubernur Riau itu harus jadi prioritas sang pemimpin.


Banyak hal yang akan terselesaikan dengan adanya penyelesaian pasar itu. Selain harapan tidak ada kemacetan mengular di pagi hari seperti yang terjadi selama ini, tentu Kota Pekanbaru akan lebih elok dipandang.


Harapan itu kini disimpan warga sehingga ada solusi cerdas menyelaraskannya. [don]

 

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :