BBKSDA Riau Selidiki Temuan Jejak Harimau di Kampar

Penulis : user | Selasa, 10 Juli 2018 - 17:08 WIB

Temuan jejak harimau di Kampar. Foto : Dokumentasi BBKSDA Riau

Beritariau.com, Pekanbaru - Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menyelidiki temuan jejak-jejak harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) di areal perkebunan karet Desa Koto Tuo Kecamatan XIII Koto Kampar.

     
Kepala BBKSDA Riau, Suharyono mengatakan tim reaksi cepat tersebut saat ini tengah berada di lokasi untuk menggali informasi pasca temuan sejumlah jejak harimau oleh masyarakat. 

     
"Pengecekan sementara memang ditemukan jejak-jejak diduga harimau sumatera. Kita masih terus mendalami temua itu," katanya Selasa (10/7/2018).

     
Dia mengatakan sedikitnya ada dua titik temuan jejak harimau di sekitar lokasi tersebut. Diperkirakan jejak tersebut diduga berasal dari harimau sumatera dewasa. 

     
Sementara itu, selain terus menyelidiki keberadaan satwa dilindungi dari temuan jejak-jejak tersebut, tim BBKSDA Riau juga berusaha meredam masyarakat untuk tidak bertindak di luar ketentuan. 

     
"Kita meminta agar masyarakat tidak perlu panik dan memberikan pemahaman tindakan yang tepat apabila berjumpa dengan harimau," ujarnya. 

     
Lebih jauh, BBKSDA Riau bersama masyarakat juga rencananya akan memasang perangkap harimau dengan umpan berupa daging disekitar temuan jejak tersebut. 

     
Temuan jejak harimau tersebut sebelumnya viral di sejumlah media sosial. Bahkan, beberapa media setempat sempat memberitakan temuan jejak harimau tersebut. 

     
Berdasarkan penelusuran, temuan jejak harimau itu terjadi pada 4 Juli 2018 lalu. Temuan itu kemudian diunggah oleh beberapa warga ke media sosial. 

     
Bahkan, dalam unggahannya warga mengaku sangat khawatir dengan keberadaan di raja rimba yang disebut sebagai "Datuk" di wilayah Kampar. 

     
Keberadaan harimau yang memasuki pemukiman dan perkebunan warga bukan yang pertama kalinya terjadi. 


Belum lama ini, Bonita, harimau betina dewasa menjadi terkenal setelah proses pencarian dilakukan tiga bulan lamanya melibatkan tim gabungan TNI dan Polri. [don]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :