Tiga Helikopter Pengebom Air Diterbangkan Atasi Karhutla Riau

Penulis : user | Senin, 16 Juli 2018 - 14:47 WIB

Tiga Helikopter Pengebom Air Diterbangkan Atasi Karhutla Riau

Beritariau.com, Pekanbaru - Satuan tugas siaga penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan (Satgas Karhutla) Provinsi Riau menerbangkan tiga unit helikopter pengebom air guna mengatasi lonjakan titik-titik panas di wilayah tersebut. 

     
Kepala Bidang Kedaruratan BPBD Riau, Jim Gafur di Pekanbaru, Senin (16/7/2018) menjelaskan tiga helikopter tersebut masing-masing jenis Sikorsky S61 dan Kamov KA-32A serta Bell 412.

     
"Tiga helikopter hari ini terbang ke wilayah Dumai, Rokan Hilir, Rokan Hulu dan Siak," kata Jim. 

     
Ia menjelaskan hingga siang ini tiga helikopter yang mampu mengangkut hingga lima ton air sekali terbang tersebut masih berjibaku memadamkan kebakaran di empat wilayah tersebut. 

     
"Tim udara dan darat masih terus berjibaku melakukan pemadaman," tuturnya. 

     
Jim menuturkan pihaknya belum dapat memastikan luas lahan yang terbakar hari ini. 


Menurut dia, Satgas Karhutla terus fokus berupaya menekan angka kebakaran menyusul lonjakan titik panas hari ini. 

      
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru mendeteksi lonjakan titik panas yang mengindikasikan kebakaran hutan dan lahan hingga mencapai 17 titik di Provinsi Riau.

     
Berdasarkan data BMKG, Senin pagi, 17 titik panas yang terdeteksi melalui pencitraan satelit Terra dan Aqua tersebut menyebar di enam kabupaten yang sebagian besar berlokasi di pesisir Riau. 

     
"Titik panas dengan tingkat kepercayaan diatas 50 persen menyebar di Kampar, Dumai, Rokan Hilir, Rokan Hulu, Siak dan Meranti," kata Kepala BMKG Pekanbaru, Sukisno di Pekanbaru. 

     
Ia merincikan, titik panas terbanyak terpantau di Kabupaten Rokan Hilir dengan enam titik, Rokan Hulu lima titik, Kampar dan Dumai masing-masing dua titik serta Siak dan Meranti masing-masing satu titik panas. 

     
Dari 17 titik panas tersebut, Kisno mengatakan 12 titik diantaranya dipastikan sebagai titik api atau indikasi kuat Karhutla dengan tingkat kepercayaan diatas 70 persen.

     
Titik api tersebut terpantau di Rokan Hilir lima titik, Rokan Hulu tiga titik, Dumai dua titik, serta Siak dan Kampar masing-masing satu titik. 

     
Pemerintah Provinsi Riau sebelumnya telah memperpanjang status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan hingga 30 November 2018 mendatang. 

     
Perpanjangan status tersebut selain mengantisipasi Karhutla, juga sebagai bagian dari upaya untuk mensukseskan pagelaran olahraga akbar se Asia, Asian Games 2018. [don]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :