Oknum Dewan Pekanbaru Ancam Wartawan, IWO Riau: Jangan ada plesetan untuk mengelak

Penulis : admin | Rabu, 25 Juli 2018 - 23:21 WIB

Ketua IWO Riau Mirdas Aditya

Beritariau.com Pekanbaru - Ikatan Wartawan Online (IWO) Riau, menyesalkan aksi dugaan pengancaman yang dilakukan oleh salah satu oknum Anggota DPRD Kota Pekanbaru terhadap seorang wartawan yang melakukan peliputan di DPRD Kota Pekanbaru.

Menurutnya, aksi pengancaman yang dilakukan oknum Anggota DPRD Kota Pekanbaru tersebut, merupakan bentuk tindakan yang tidak pantas dilakukan oleh seorang wakil rakyat.

"Beliau itu wakil rakyat, anggota dewan terhormat. Seharusnya, sebagai wakil rakyat Anggota DPRD tersebut menjadi contoh yang baik bagi masyarakat," kata Ketua IWO Riau, Mirdas Aditya, melalui sambungan selulernya, Rabu (25/07/18).

Dijelaskannya, dalam sebuah pemberitaan, seorang pejabat negara atau publik figur yang merasa tidak sesuai dengan berita yang dimuat oleh media, ada hak baginya untuk memberikan keterangan.

"Harusnya disikapi dengan bijak. Ada klarifikasi memuat hak jawab sesuai kode etik jurnalistik, bukan dengan cara ancaman seperti preman," ungkapnya.

Mirdas berharap, agar Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Pekanbaru segera memanggil oknum Anggota DPRD tersebut dan mendudukkan permasalahan ini agar tidak sampai kemana-mana, karena isu pengancaman tersebut menjadi sorotan publik.

"Katanya oknum Anggota DPRD itu mengaku tidak bermaksud mengancam, saya harap jangan ada plesetan untuk mengelak, selesaikan sesuai prosedur, beliau itu wakil rakyat, anggota dewan terhormat," harap Mirdas.

Kedepan, tambah Mirdas, jangan ada lagi kasus yang sama, karena wartawan merupakan mitra kalangan legislatif. "Stop kekerasan terhadap profesi wartawan," pinta Mirdas.

Sebelumnya diberitakan, Ade Candra, salah satu wartawan media online yang biasa melakukan kegiatan peliputan di DPRD Kota Pekanbaru, Selasa (24/07/18) melaporkan Anggota DPRD Kota Pekanbaru, Zainal Arifin ke Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Pekanbaru.

Politisi dari Partai Gerindra itu dilaporkan terkait dugaan nada ancaman di WhatsApp Messanger yang dialamatkannya kepada salah satu wartawan media online, Ade Candra pada 18 Juli 2018.

"Hari ini saya secara resmi telah melaporkan dan mengadukan perlakuan Anggota DPRD Kota Pekanbaru yang terhormat saudara Zainal Arifin yang saya nilai telah melakukan intervensi dan pengancaman," ucap Ade Candra, dalam keterangannya kepada wartawan.

Dari pesan WhatsApp yang beredar, dugaan ancaman yang dialamatkan itu terkait dengan pemberitaan. Belum jelas dan belum rinci pemberitaan mana yang membuat Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Pekanbaru ini merasa naik pitam.

"Kurang ajar x berita ang tu, siapo yang suruh ang, besok ang tunggu yo kito selesaikan secara jantan, angkat HP kau tu," begitu pesan singkat nada ancaman yang beredar di WhatsApp Messenger tersebut.

Anggota DPRD Kota Pekanbaru Zainal Arifin saat dikonfirmasi mengaku tidak ada ancam mengancam wartawan. Dirinya beralasan bahwa pesan singkat yang disampaikan itu agar bisa menyelesaikan dengan perundingan yang baik.

"Itu tidak mengancam. Ancaman yang mana? Soal ancaman secara jantan? Secara jantan itu kan banyak artinya, bisa ajak makan, ngopi dan sebagainya. Ya intinya ingin menyelesaikan secara baik-baik, jika bisa ketemu," ungkap Zainal. [red]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :