Singgung Almamater, Alumni UIR laporkan akun Facebook Eka Oktaviyani ke Polisi

Penulis : admin | Kamis, 13 September 2018 - 23:58 WIB

Akun Facebook Yang Dilaporkan Ke Polisi

Beritariau.com Pekanbaru - Alumni dan mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) melaporkan akun Facebook Eka Oktaviyani atas dugaan ujaran kebencian terhadap lembaga kampus mereka.

Akun Eka, dilaporkan gara-gara komentarnya di facebook yang bernada menyinggung kredibilitas kampus swasta yang beralamat di Jalan Kaharudin Nasution Pekanbaru tersebut.

Akun itu dilaporkan salah satu mahasiswa, Zamroni (23) dan alumni Mirwansyah ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kamis (13/9/2018).

Salah satu kuasa hukum kampus UIR, Aziun Asyari mengatakan akun Facebook Eka Oktaviyani diduga melakukan ujaran kebencian terhadap kampus UIR dan mahasiswa.

"Tadi kita membuat laporan pengaduan secara resmi terhadap akun Facebook Eka Oktaviyani," Katanya.

Menurut analisa mereka, bahwa pelaku, sudah melakukan dugaan tindak pidana menyebarluaskan rasa permusuhan dan rasa kebencian terhadap UIR dan juga mahasiswa.

Sebagaimana diketahui, Akun facebook dengan foto profil seorang wanita didampingi dua anak itu Eka melakukan dugaan ujaran kebencian melalui komentarnya di salah satu postingan akun facebook seseorang terkait aksi demo mahasiswa UIR di Kantor DPRD Riau, Senin (10/9) lalu. 

Demo itu terkait mengkritik kebijakan Pemerintah Pusat dan kasus PLTU Riau yang melibatkan sejumlah anggota DPR.

"Dia berkomentar di facebook, tapi kalimatnya itu diduga mengandung unsur ujaran kebencian," ketus Aziun.

Aziun membacakan komentar akun Eka di hadapan sejumlah wartawan usai mengadukan ke Polda Riau. Begini bunyi komentar tersebut.

"Gak usah panik, macam gak tau aja kualitas UIR, cuma mahasiswa recehan kok. Kumpulan orang-orang yang gak lulus di universitas incaran biasanya kebuangan di sini, orang yang nilainya minus tapi ngotot kuliah biasanya ngumpul di sini. Anggap aja seperti kentut, yang aromanya juga bakal ilang bentar lagi. Aku kira dari universitas ternama yang demo, begitu tau itu UIR, ngakak sendiri," bunyi komentar tersebut.

Menurut Aziun, jika dilihat dari UU nomor 19 Tahun 2016, yang sebelumnya perubahan dari UU nomor 11 tahun 2008 pasal 27. Aziun menjelaskan, jika terbukti sanksi hukumnya maksimal 6 tahun penjara dan denda sebanyak-banyaknya Rp1 miliar.

"Dalam pasal ini dapat dilakukan penahanan, maka kita minta penyidik untuk segera memproses perkara ini dan melakukan penahanan terhadap terlapor," kata Aziun.

Di lokasi yang sama, Zamroni sebagai pelapor sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan pemilik akun Facebook Eka Oktaviyani. 

"Saya pribadi dan mewakili mahasiswa UIR sangat kita sesalkan dan sayangkan. Kita dirugikan atas nama instansi dan mahasiswa," kata Zamroni.

‎Mirwansyah salah satu alumni UIR, mengatakan, pihaknya meminta Polda Riau untuk memprioritaskan kasus terduga penghinaan dan pelecehan terhadap kampus UIR dan mahasiswa serta para alumni yang menjadi sasaran komentar Eka.

"Kita juga meminta Polda Riau segera menangkap Eka Oktaviani untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan karena dikuatirkan mahasiswa UIR melakukan tindakan di luar hukum," kata Mirwan.

"Sebagai alumni UIR, kita merasa dilecehkan dan dihina. Padahal di sisi lain sudah banyak alumni uir yang sukses di luar sana," tambahnya.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto saat dikonfirmasi ‎membenarkan adanya laporan alumni dan mahasiswa UIR tersebut.

"Polda Riau telah menerima surat pengaduan dari mahasiswa atas nama Zamroni, yang mengadukan adanya dugaan pelanggaran UU ITE. Masih dipelajari pengaduannya," kata Sunarto. [red]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :