Ribut Warung Remang-Remang, Dua Pria Tewas Bersimbah Darah

Penulis : user | Kamis, 20 September 2018 - 13:24 WIB

TKP Pembunuhan

Beritariau.com, Pekanbaru - Tragedi maut terjadi di salah satu tempat hiburan malam di Kota Pekanbaru. Tempat hiburan yang biasanya dikunjungi untuk menghibur diri, kali ini menjadi tragedi maut. 

Berawal dari cekcok adu mulut, sejumlah pria adu fisik hingga menggunakan senjata tajam. 

Dua orang pria meninggal dunia di sebuah tempat karaoke yang terletak di Jalan Arifin Ahmad, Pekanbaru, Kamis (20/9) sekitar pukul 04.00 WIB.‎ Para pelaku yang menikam kedua korban langsung kabur meninggalkan lokasi hiburan.

Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Susanto mengatakan, peristiwa itu terjadi ketika beberapa orang saksi mendengar adanya perkelahian antara dua korban bernama Toni dan Ade dengan sejumlah pria tak dikenal.

"Awalnya ada keributan, lalu bentrok fisik dan salah satu dari tiga orang pelaku melakukan penusukan. Akibatnya, dua korban meninggal di lokasi karaoke itu, satu korban lainnya dibawa ke rumah sakit karena mengalami luka-luka," ujar Susanto.‎

Kejadian itu bermula ketika tiga orang pria datang ke tempat karaoke Rita. Kemudian terjadi adu mulut antara tiga pria tersebut dengan dua korban hingga perkelahian adu fisik.

Keributan itu mengakibatkan kedua korban ditusuk oleh salah satu pelaku dengan menggunakan pisau. Setelah korban terkapar, ketiga pelaku melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor.

"Korban ditemukan tergeletak di lantai 2. Kejadian di lantai satu tapi mereka menyelamatkan diri ke lantai dua, tapi akhirnya terjatuh dari tangga," kata Susanto.

Kini polisi sedang melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan saksi serta barang bukti. Sejumlah barang bukti yang disita polisi berupa telah beberapa unit handphone korban dan sepeda motor.

Jenazah kedua korban yang meninggal sudah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk dilakukan otopsi. 

"Kondisinya ada luka tusuk, kita masih menunggu hasil otopsi. Nanti dokter yang menentukan perkiraan kematian, ini merupakan kepentingan penyidikan," pungkas Susanto.

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :