F-16 Usir Pesawat Asing Langgar Wilayah Udara Natuna

Penulis : user | Jumat, 05 Oktober 2018 - 13:31 WIB

Ilustrasi F16

Beritariau.com, Pekanbaru - Dua jet tempur F16 "Fighting Falcon" dari Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin berhasil mengusir dua pesawat asing tak dikenal yang teridentifikasi sebagai pesawat tempur dan melanggar batas udara wilayah Indonesia, tepatnya di Kepulauan Natuna.
     
Komandan Lanud Roesmin Nurjadin, Marsekal Pertama TNI Ronny Irianto Moningka di Pekanbaru, Jumat mengatakan insiden tersebut terjadi pada Kamis sore kemarin (4/10).
    
"Pesawat tidak dikenal masuk, tanpa identitas sehingga kita kerahkan dua unit F16 untuk menyergap," kata Ronny usai Upacara Peringatan HUT TNI ke-73 di Base Ops Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru.
    
Ronny menjelaskan informasi adanya dua pesawat asing yang masuk ke wilayah udara Indonesia tersebut awalnya diterima oleh Komando Setor Pertahanan Udara Nasional (Kosekhanudnas).

Laporan itu menyebutkan adanya dua pesawat asing yang terpantau berada di ketinggian 15.000 meter memasuki wilayah udara Natuna sore kemarin sekitar pukul 14.00 WIB.
    
Lanud Roesmin Nurjadin yang merupakan pangkalan militer terdekat dan satu-satunya pangkalan militer tipe A dengan diperkuat dua Skadron 12 dan 16 itu langsung menerbangkan dua jet tempur F16 "Fighting Falcon" ke Natuna.

Ia langsung memerintahkan jajarannya untuk manuver dan melakukan "scramble" (perebutan wilayah) di langit Natuna.
    
"Kita 'airbone' kan dua F16, ada sasaran di atas Natuna. Begitu kita 'airbone' sampai di sana, (ditemukan) ada dua pesawat asing yang laporan dari Pangkohanudnas," ujarnya.

Namun, lanjutnya, kedua pesawat asing yang belum diketahui asalnya itu langsung pergi seketika dua F16 "fighting falcon" TNI AU mendekat ke sasaran.

Ronny menduga kedua pesawat asing tersebut pergi setelah dua F16 TNI AU tertangkap radar mereka.
    
"Dua F16 kita berangkatkan dan 'scramble'. Tapi mungkin mereka juga tau kita dengan radarnya. Akhirnya kita keluar," ujarnya.
    
Sementara itu, meskipun kedua pesawat asing itu telah meninggalkan udara Indonesia, namun Ronny memerintahkan jajarannya untuk tetap melakukan patroli.

Namun, patroli yang dilakukan hingga petang tidak kembali menemukan pesawat yang melanggar batas udara NKRI. [ard]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :