Lionel Messi Resmi Pensiun dari Timnas Argentina di Usia 39 Tahun

Lionel Messi
Beritariau.com -- Lionel Messi akhirnya mengambil keputusan besar terkait masa depannya bersama Timnas Argentina. Pada usia 39 tahun, megabintang tersebut mengumumkan pensiun dari sepak bola internasional.
Keputusan itu disampaikan Messi melalui unggahan di Instagram. Setelah melalui pertimbangan panjang, kapten Argentina tersebut merasa waktunya telah tiba untuk mengakhiri perjalanan bersama Albiceleste.
Pensiun ini sekaligus menutup kisah panjang Messi bersama Argentina yang berlangsung selama lebih dari dua dekade. Ia tercatat tampil dalam enam edisi Piala Dunia dan menjadi bagian penting dari kesuksesan Argentina dalam beberapa tahun terakhir.
Messi membawa Argentina meraih gelar Piala Dunia 2022 di Qatar. Empat tahun kemudian, ia kembali mengantar Albiceleste melaju hingga final Piala Dunia 2026, meski akhirnya harus mengakui keunggulan Spanyol.
Dalam pernyataannya, Messi mengakui keputusan tersebut tidak mudah. Ia bahkan menyebut langkah ini sebagai salah satu keputusan paling menyakitkan dalam perjalanan hidupnya.
Kehilangan sang ayah, Jorge Messi, yang meninggal dunia pada 8 Agustus 2026 dalam usia 68 tahun, turut memengaruhi keputusannya.
"Setelah waktu berlalu sejak final dan setelah memikirkannya dengan matang, saya ingin memberi tahu semua orang bahwa saya pensiun dari Timnas Argentina. Itu adalah keputusan yang menyakitkan dan masih terasa sangat dalam, tetapi saya memahami bahwa waktunya telah tiba," kata Messi.
Tinggalkan Rekor dan Warisan Besar
Messi meninggalkan Timnas Argentina dengan status sebagai pencetak gol terbanyak sekaligus pemain dengan jumlah penampilan terbanyak dalam sejarah tim nasional.
Sepanjang karier internasionalnya, ia mencatat 125 gol dalam 207 pertandingan. Torehan tersebut juga menempatkannya sebagai pencetak gol terbanyak dalam sejarah sepak bola Amerika Selatan.
Perjalanan Messi bersama Argentina tidak selalu berjalan mulus. Sebelum mencapai puncak kesuksesan, ia sempat mengalami sejumlah kegagalan di partai final.
Namun, semuanya berubah ketika Messi membawa Argentina mengakhiri penantian panjang selama 28 tahun tanpa gelar dengan menjuarai Copa America 2021.
Kesuksesan tersebut berlanjut pada Copa America 2024. Puncaknya terjadi di Piala Dunia 2022 ketika Messi akhirnya mengangkat trofi Piala Dunia, sekaligus mengantarkan Argentina meraih gelar dunia setelah penantian 36 tahun.
"Saya bersumpah kepada kalian bahwa saya selalu memberikan segalanya, bukan hanya dalam beberapa tahun terakhir ketika kami memenangkan segalanya, tetapi juga sebelumnya. Saya selalu berjuang dan memberikan seluruh kemampuan di lapangan untuk seragam ini, untuk membawa kebahagiaan dan membuat kalian bangga menjadi orang Argentina melalui sepak bola," ujarnya.
Setelah kembali tampil di Piala Dunia 2026, Messi akhirnya memilih menutup perjalanan internasionalnya.
"Waktu terus berjalan, bab-bab kehidupan mulai berakhir, dan ini adalah salah satu yang sangat menyakitkan bagi saya. Saya mencintai, telah mencintai, dan akan selalu mencintai menjadi bagian dari tim nasional," tutur Messi.
"Saya telah memberikan semua yang saya miliki dan tidak ada lagi yang bisa saya berikan. Selain itu, ada beberapa pemain muda hebat yang sedang berkembang dan layak berada di sini. Terima kasih atas semua kasih sayang selama 20 tahun terakhir," sambungnya.
Sempat Pensiun pada 2016
Ini bukan kali pertama Messi memutuskan meninggalkan Timnas Argentina.
Pada 2016, ia pernah mengumumkan pensiun setelah Argentina kembali gagal meraih gelar. Saat itu, Messi baru saja mengalami kekalahan di final Copa America Centenario dari Chile.
Keputusan tersebut datang setelah Argentina tiga kali beruntun kalah di partai final. Messi kemudian berubah pikiran dan kembali mengenakan seragam tim nasional.
Comeback tersebut menjadi titik balik luar biasa dalam kariernya bersama Argentina. Setelah itu, Messi memimpin negaranya meraih dua gelar Copa America dan satu trofi Piala Dunia.
Kini, keputusan serupa kembali diambil Messi, tetapi kali ini ia memastikan tidak akan kembali ke lapangan sebagai pemain Argentina.
"Saya akan sangat merindukan mendengar suara kalian dari lapangan. Sekarang saya hanya akan menjadi salah satu dari kalian, memberikan dukungan dan bersorak dari luar, melalui masa-masa baik dan buruk, terutama yang buruk," kata Messi.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga, pelatih, rekan setim, dan seluruh pihak yang telah menemani perjalanan panjangnya bersama Argentina.
"Saya pergi dengan hati yang tenang dan penuh kebanggaan karena telah memberikan kepada kalian, bersama rekan-rekan setim saya, momen-momen yang dahulu hanya berani kami impikan. Merupakan pengalaman luar biasa bisa menjalani semua ini bersama kalian. Saya mencintai kalian!"
Messi kemudian menutup pesannya dengan sebuah kalimat yang menunjukkan kecintaannya kepada tanah kelahirannya.
"Terima kasih, Tuhan, karena telah menjadikan saya orang Argentina. Ayo, Argentina!"
Dengan keputusan tersebut, era Lionel Messi bersama Timnas Argentina resmi berakhir. Ia meninggalkan tim nasional bukan hanya sebagai legenda, tetapi juga sebagai sosok yang berhasil membawa Argentina kembali ke puncak kejayaan sepak bola dunia. (*)

