Sepekan Berkolaborasi, UIR dan UTP Malaysia Sukses Gelar Study Inbound 2026

Sepekan Berkolaborasi, UIR dan UTP Malaysia Sukses Gelar Study Inbound 2026

Beritariau.com, Pekanbaru — Universitas Islam Riau (UIR) bersama Universitas Teknologi Petronas (UTP) Malaysia sukses melaksanakan program Study Inbound 2026 selama sepekan, 16-22 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut menjadi wadah kolaborasi akademik dan pertukaran pengalaman yang melibatkan 39 mahasiswa serta empat dosen dari kedua perguruan tinggi.

Dari UTP Malaysia, kegiatan diikuti Dr. Nooraini dan Ir. Ayyi Husbaini bersama 19 mahasiswa. Sementara UIR mengirimkan 20 mahasiswa yang didampingi Ir. Jhonni Rahman, Ph.D.Eng. dan Dr. Sri Hartati Dewi.

Kepala Badan Kerja Sama dan Urusan Internasional (BKUI) UIR, Dini Tiara Sasmi, S.IP., M.Si., M.A., mengatakan Study Inbound 2026 merupakan implementasi kerja sama yang telah dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) antara UIR dan UTP.

Menurutnya, kerja sama kedua perguruan tinggi mencakup bidang pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

“Beberapa waktu lalu UIR dan UTP sepakat menjalin kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Oleh karena itu kegiatan student inbound ini merupakan salah satu bentuk implementasi kerja sama tersebut yang rutin digelar setiap tahunnya,” tutur Dini.

Koordinator kegiatan sekaligus Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, Kerja Sama, dan Dakwah Islamiah Fakultas Teknik UIR, Ir. Jhonni Rahman, Ph.D.Eng., mengatakan rangkaian Study Inbound 2026 diisi dengan berbagai kegiatan akademik dan kolaborasi lapangan.

Salah satunya Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di SMAN Plus Provinsi Riau dengan materi edukasi mengenai implementasi STEM Offshore Wind Turbine.

Peserta juga mengikuti field trip ke Pertamina Hulu Rokan, kegiatan culture exchange antara mahasiswa UIR dan UTP, serta PkM kolaboratif internasional bersama Universiti Malaysia Perlis (UniMAP) di SMA YLPI Pekanbaru.

Dalam kegiatan tersebut, peserta membahas teknologi Solar Lamp for Sustainable Energy Sources.

“Selanjutnya juga dilakukan kegiatan field trip study UIR dan UTP ke Pertamina Hulu Rokan, culture exchange UIR dan UTP, hingga PkM kolaborasi internasional dengan UniMAP bersama SMA YLPI Pekanbaru,” ujar Jhonni.

Rangkaian kegiatan juga diisi Focus Group Discussion (FGD) dengan sejumlah topik terkait teknologi dan pembangunan berkelanjutan.

Prof. Madya Dr. Azduwin Khasri membawakan materi Adsorption and Photodegradation for Wastewater Treatment. Sementara Ir. Dr. Mohd Badrul Hisyam Bin Ab Manaf membahas Sustainable Asphalt Pavement.

Adapun Ts. Dr. Noorina Hidayu Jamil menyampaikan materi mengenai Low-Temperature Geopolymer Ceramics for Sustainable Industry.

Melalui berbagai agenda tersebut, Study Inbound 2026 diharapkan semakin memperkuat hubungan akademik UIR dan UTP Malaysia, terutama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kolaborasi lintas perguruan tinggi itu juga diharapkan membuka ruang bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan, bertukar pengalaman, serta mendorong lahirnya berbagai inovasi baru. (*)