Arsenal Sikat Sunderland 2-0, The Gunners Sempurna di Puncak Klasemen

Pemain Arsenal Bruno Guimaraes (tengah) merayakan gol dalam pertandingan Premier League melawan Sunderland, Minggu (13/9/2026). (c) AP Photo/Ian Hodgson
Beritariau.com, Sunderland -- Arsenal melanjutkan start sempurna di Premier League 2026/2027 setelah menundukkan Sunderland dengan skor 2-0 di Stadium of Light, Minggu (13/9/2026) dini hari WIB.
Kemenangan ini membuat The Gunners semakin kokoh di puncak klasemen. Arsenal kini mengoleksi 12 poin dari empat pertandingan, hasil dari empat kemenangan beruntun.
Sementara itu, Sunderland harus puas berada di peringkat ke-14 dengan koleksi empat poin.
Pertandingan berlangsung cukup ketat, terutama pada babak pertama. Arsenal lebih dominan dalam penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang, tetapi pertahanan Sunderland mampu meredam tekanan hingga turun minum.
Kebuntuan baru pecah setelah jeda. Bruno Guimaraes yang masuk sebagai pemain pengganti menjadi pembeda melalui tembakan jarak jauh spektakuler. Bukayo Saka kemudian memastikan tiga poin Arsenal lewat eksekusi penalti pada masa tambahan waktu.
Hasil tersebut sekaligus memperpanjang dominasi Arsenal atas Sunderland. Dari 30 pertemuan terakhir kedua tim, The Gunners hanya sekali menelan kekalahan, dengan catatan 19 kemenangan dan 10 hasil imbang.
Arsenal Dominan, Sunderland Bertahan
Arsenal langsung mengambil inisiatif serangan sejak pertandingan dimulai. Bukayo Saka memperoleh peluang pertama dari jarak dekat, tetapi tembakannya masih mampu diamankan kiper Sunderland, Robin Roefs.
Sunderland mencoba memberikan respons melalui Daniel Ballard. Mendapat umpan silang akurat dari Granit Xhaka di tiang jauh, Ballard gagal mengarahkan bola ke sasaran.
Arsenal kembali meningkatkan tekanan. Gabriel Magalhaes mencoba melepaskan tembakan rendah, tetapi bola masih melebar tipis dari gawang.
Kai Havertz juga mendapatkan peluang dari dalam kotak penalti. Namun, Roefs tampil sigap dan berhasil menepis tembakan penyerang Arsenal tersebut.
Sunderland tidak hanya menunggu dan sesekali mampu memberikan ancaman. Enzo Le Fee mendapatkan ruang untuk melepaskan tembakan dari jarak sekitar 23 meter, tetapi bola masih melenceng.
Arsenal terus mendominasi permainan, tetapi tidak ada gol yang tercipta hingga babak pertama berakhir. Skor 0-0 bertahan sampai turun minum.
David Raya Gagalkan Penalti Sunderland
Sunderland tampil lebih agresif pada awal babak kedua. Tekanan tuan rumah akhirnya menghasilkan peluang emas pada menit ke-54.
Daniel Ballard dijatuhkan Ezri Konsa di dalam kotak penalti. Wasit langsung menunjuk titik putih dan Sunderland mendapatkan kesempatan untuk membuka keunggulan.
Enzo Le Fee maju sebagai eksekutor. Namun, tembakan rendahnya berhasil dibaca dan ditepis David Raya.
Penyelamatan gemilang Raya menjadi momentum penting bagi Arsenal. Tidak lama setelah itu, The Gunners justru mampu memecah kebuntuan.
Bruno Guimaraes yang masuk pada awal babak kedua melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Bola meluncur deras menuju pojok atas gawang dan tidak mampu dihentikan Roefs.
Arsenal unggul 1-0.
Gol tersebut membuat permainan The Gunners semakin percaya diri. Arsenal kemudian berusaha menggandakan keunggulan.
Saka kembali mendapatkan peluang bagus di dalam kotak penalti. Namun, tembakan winger asal Inggris tersebut masih tepat mengarah kepada Roefs.
Saka Kunci Kemenangan Arsenal
Sunderland tidak menyerah. Tuan rumah terus mencoba mencari gol penyama dan meningkatkan tekanan memasuki menit-menit akhir pertandingan.
Namun, usaha tersebut justru berujung petaka bagi Sunderland pada masa tambahan waktu.
Reinildo menjatuhkan Saka di dalam kotak penalti. Wasit memberikan penalti sekaligus mengeluarkan kartu kuning kedua untuk Reinildo sehingga Sunderland harus bermain dengan 10 pemain.
Saka maju sebagai eksekutor. Dengan tenang, pemain timnas Inggris itu menjalankan tugasnya dan mengarahkan bola ke gawang Sunderland.
Gol tersebut memastikan Arsenal menang 2-0.
Peluit panjang kemudian berbunyi tanpa ada gol tambahan. Arsenal membawa pulang tiga poin dari Stadium of Light sekaligus mempertahankan rekor sempurna dengan empat kemenangan dari empat pertandingan Premier League musim ini.
Sunderland harus menerima kekalahan di kandang sendiri, sementara Arsenal semakin menunjukkan diri sebagai salah satu kandidat kuat dalam persaingan papan atas musim 2026/2027. (*)

